Artikel/Berita

image Download | image Print | image Email

Granuloma

Ditulis Oleh: kapten

Oleh: dr.Asep Hermana,SpB, FINACS 

 

Definisi
Granuloma merupakan salah satu dari sejumlah bentuk nodul peradangan lokal yang ditemukan pada jaringan.
Granuloma dapat disebabkan oleh berbagai iritasi biologis, kimia dan fisik pada jaringan.
Granuloma dibedakan menjadi granuloma anulare dan granuloma pyogenik.

Granuloma annulare mungkin terlokalisir, generalisata, perforantes, atau subkutan. Granuloma subkutan annulare biasanya muncul pada   anak-anak tersebar pada kaki, tungkai bawah, jari-jari, tangan, lengan bawah, kulit kepala, dan dahi.
Granuloma pyogenik adalah kelainan angiogenesis dengan etiologi yang mendasarinya tidak diketahui. Tempat predileksinya ada di kepala dan leher, meskipun lesinya dapat muncul pada setiap bagian dari tubuh yang lain.

Epidemiologi

Amerika Serikat
Granuloma annulare paling sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda.
Solitary piogenik Granuloma umumnya dan merepresentasikan 0,5% dari seluruh nodul kulit pada anak-anak.

Mortalitas / Morbiditas
Granuloma annulare adalah penyakit kosmetik self limited tanpa komplikasi sistemik. Pada kasus yang jarang, Granuloma annulare mungkin terdapat pada fasia dan tendon dan dapat menyebabkan sclerosis, lymphedema, dan deformitas seperti ankylosis pada sendi. Granuloma annulare secara epidemiologi berhubungan dengan diabetes melitus, necrobiosis lipoidica diabeticorum, dan rheumatoid nodul.
Granuloma piogenik merupakan tumor vaskular jinak, kebanyakan terjadi di masa kanak-kanak. Lesi mungkin berdarah dan membentuk ulkus.

Sex
Granuloma annulare memiliki sedikit kecenderungan ke arah perempuan.
Pada Granuloma annulare, perempuan sedikit lebih banyak terkena daripada laki-laki.
Pada Granuloma piogenik, pria-wanita rasio 3:2.

Usia
Lebih dari dua pertiga pasien dengan penyakit Granuloma annulare mengalami onset penyakit mulai usia dibawah 30 tahun. Pada pasien anak dengan Granuloma pediatrik annulare, onset usia berkisar 1-14 tahun, dengan rata-rata 4 tahun.

Klinis

Granuloma Annulare

  • Anak dengan granuloma annulare biasanya sehat dan memiliki lesi dalam beberapa bulan tanpa ada keluhan lainnya.
  • Satu atau lebih nodul jaringan lunak yang tidak nyeri tekan pada ekstremitas, scalp, atau dahi.
  • Papula dengan diameter 1-5 mm, berwarna kemerahan atau merah muda terang, dan mulus tidak bersisik.
  • Paling sering ditemukan sepanjang aspek ekstensor ekstremitas, dan dengan dengan sendi.

Granuloma Pyogenic

  • Pada pasien dengan dicurigai granuloma piogenik, anamnesis harus berfokus pada onset dan timbulnya gejala ruam.
  • Tanyakan pada pasien atau orangtuanya mengenai riwayat trauma, infeksi virus dan bakteri, kehamilan atau infeksi HIV.
  • Pasien dan keluarganya harus ditanyakan tentang ruam awal, port wine stain, dan pengobatan awal.
  • Ada tidaknya tanda perdarahan atau ulserasi harus dicatat.

Penyebab

Granuloma annulare

  • Etiologi granuloma annulare pada anak anak tidak diketahui.
  • Tak ada bukti baik yang mendukung bahwa trauma, tuberculosis, infeksi streptococcus, herpes zoster/varicella, kelainana kolagen vaskuler, atau diabetes melitus berhubungan dengan granuloma annulare. Juga tidak ada hubungan dengan vaksinasi BCG; obat-obatan seperti allopurinol, dan zalcitabine; infeksi virus seperti EBV, HIV, hepatitis C, Parvovirus B19; autoimun thyroiditis, dan kondisi malignant.
  • Terdapat bukti yang menunjukkan bahwa granuloma annulare adalah penyakit imunologis dengan tipe delayed hypersensitivity reaction.

Granuloma pyogenic

  • Penyebab granuloma piogenik tidak diketahui.
  • Faktor resiko yang potensial termasuk kehamilan, pil kontrasepsi, infeksi bakteri dan virus, arterivena anastomosis mikroskopis, dan angiogenik growth faktor, tapi tak ada bukti yang mendukung sebagai faktor penyebab primer. Pada populasi anak anak yang besar, hanya 7% memiliki riwayat trauma yang mendahului perkembangan suatu lesi.
  • Granuloma pyogenik telah dilaporkan meningkat dalam port wine stains. Pada kejadian yang jarang, lesi dihubungkan dengan malignansi.
  • Lesi intraoral dapat tampak sangat mirip dengan tampilan pada sarcoma kaposi intraoral. Lesi ini mungkin berdarah hebat bila dibiopsi; pemeriksaan HIV mungkin menjadi indikasi jika pasien dengan lesi intraoral dengan tampilan pyogenik granuloma.


Granuloma  Anulare pada dorsum manus

Granuloma pyogenik

Teknik Operasi

  1. Lakukan tindakan a dan antiseptic
  2. Tutup daerah operasi dengan duk bolong
  3. Tandai batas insisi
  4. Lakukan anestesi infiltrasi
  5. Lakukan insisi  elips sampai subkutis
  6. Rawat perdarahan
  7. Jahitan subkutis
  8. Jahitan kutis dengan nilon 4-0  atau 5-0
  9. Kirim masa untuk pemeriksaan patologi anatomis.

Image312.jpgImage314.jpg
Granuloma pyogenik                                  Tindakan a dan antiseptic

Image317.jpgImage320.jpg
Dreping dengan duk disposable                               Insisi sepanjang tepi masa
Image322.jpg

   Setelah insisi, lanjutkan penjahitan

 

 

Diposkan Kamis - 01-08-2013, Artikel

Artikel Terkait

Informasi Terbaru

Berita Terbaru